Pengujian project NOS


sesuai janji ama teman, kali ini ku bakal nge-review hasil tes salah satu aplikasi hasil project kuliah Teknologi Open Source (TOS) besutan kelompok temanku. project yang ku maksud kali ini adalah NOS! text editor. berikut hasil tes yang ku lakukan di sistemku dengan OS win vista SP1, jre 1.6u5. rencananya ntar juga bakal d itest di platform linux dengan OS Kubuntu 8.10, jre 1.8u10 tapi karena belum sempat akan disusulkan aja.

pertama keknya ga afdol kalo ga beberin paket download dulu. paket download yang diberikan team project ini udah cukup lengkap, ada file dokumentasi dengan 2 bahasa, file aplikasi, dan juga source code project jadi ngetes bisa lebih enak dengan ketiga kelengkapan tersebut.

1. dokumentasi
kuakuin ku ga banyak baca untuk dokumentasi, cuman sekilas aja. ada satu hal yang ingin ku sorotin, dokumentasi cukup bagus memberikan kebutuhan aplikasi mulai dari perangkat keras dan kebutuhan linkungan sistem. tetapi pada kebutuhan perangkat keras ada satu kebutuhan yang cukup mengganggu penalaranku saat itu. disebutkan kalo aplikasi ini membutuhkan modem. tentu ku agak heran, kenapa butuh modem, apakah aplikasi ini membutuhkan akses dengan jaringan? tentunya jika ini benar akan bertentangan dengan goal dari project NOS yang menekankan portabilitas dan juga multiplatform.

2. interface dan fungsionalitas
oke, sekarang saatnya menjalankan aplikasi. dari file pertama yang disediakan oleh project download agak kesulitan menjalankan aplikasi karena kurangnya file library tambahan yang tidak disertakan. setelah di cek ternyata library ada di file terpisah di file project tapi tidak disertakan dengan file java archieve yang diberikan di root folder. dan karena tidak adanya keterangan, sehingga cukup membingungkan end user yang mungkin awam.

GUI NOS

GUI NOS

dari segi GUI, setelah pertama kali aplikasi dijalankan, ku langsung disuguhkan window khas notepad, dengan 2 tombol dibawah menu yang imho, aneh banget, selain ga ada keterangan tuh otmbol apa, tak ada icon yang representatif untuk menjelaskan mengenai fungsi tombol tersebut baik menggunakan tooltip atau bahkan di dokumentasi aplikasi. dengan kesiapan mental (beuh) akhirnya coba
langsung aja deh, ternyata tombol pertama adalah tombol new file, sedangkan tombol kedua masih blom ngeti tombol apaan, prediksi sih close atau quit, tapi ga ada reaksi sama sekali. smeoga release berikutnya akan diperbaiki.

rilis pertama aplikasi ini menyertakan beberap fitur dasar notepad seperti new operasi file speerti new, open, save, save as dan print. semua dapat berfungsi dengan baik. hanya saja tampaknya perlu ada perhatian pada popup open file. aplikasi ini menyertakan 2 filter, yaitu all files dan file txt. tapi tampaknya developer kurang teliti dengan baris kodenya, terjadi kekeliruan typo pada filter file txt menjadi (*..txt) dengan 2 titik, sehingga akan disaring file sembarang nama yang diakhiri titik (.) dengan extensi txt. hal ini sempat membuat agak kesulitan untuk mencari file txt yang ku miliki sebelum menyadari ternyata ada kekeliruan typo pada filter.

*..txt ???

*..txt ???

pada popup save/save as file juga tampaknya developer meninggalkan satu hal yang cukup kecil namun penting. daam format penyimpaman file, developer memberikan opsi all files yang ku rasa memang standar di aplikasi notepad sehingga end user dapat menyimpan dengan nama dan extensi file yang diinginkan. dan yang satu lagi adalah, sesuai yang ku quote “extension must be typed with the name file”, yang menjadi ga jauh beda dengan filter all files. seharusnya entry tersebut menjadi filter save dengan extensi .txt, ku belum ngecek kodenya tapi harusnya hanya menambahkan sedikit kode aja agar nama file yayng disimpan otomatis diberi tambahan extensi.

"extension must be typed with teh name file"

extension must be typed with the name file

dari segi perasi lain dalam menu edit dan view berjalan cukup lancar dan sebagaimana mestinya, fungsi-fungsi cut, copy dan paste berfungsi dengan baik. fasilitas line wrap juga cukup lancar. pemilihan font, warna font dan background juga tidak menimbulkan pesan error. hanya saja mungkin perlu ada tambahan pilhan encoding karakter, dalam aplikasi ini ku sendiri g atau encoding karakter apa yang digunakan secara default. keknay sih ANSII. akan lebih baek jika memberikan dukungan unicode agar dapat menampilkan karakter2 unicode yang sudah menjadi fitur dasar di aplikasi notepad lain. hal ini agar target pengguna bisa lebih luas, ku sendiri keslitan melakukan pengolahan file text-ku yang menggunakan encoding karakter unicode, tentu saja karakter yang ada di ANSII dapat otomatis ditampilkan meski file-ku memakai unicode, tapi karakter laen seperti kanji atau kana di file yang bersangkutan tidak bisa ditampikan dengan baik.

notepad menampilkan karakter unicode

notepad menampilkan karakter unicode

tampilan unicode di NOS

tampilan unicode di NOS

3. performance

setelah eksekusi file utama dengan folder library yang disertakan pada root folder yang sama dengan file utama, aplikasi berjalan dengan mulus. setelah mencoba klik sana sini dan respon cukup cepat tanpa ada kelambatan berarti pada tiap menu dan operasi pengetikan meski ku coba dengan menggunakan file txt berukuran 1.4 MB. proses membuka dan menyimpan juga cukup cepat. mungkin pengaruh dari rig sistem yang dipake yah, ku make lappie dengan dalaman core2duo sih.

tapi tampaknya kadang terjadi beberapa kali secara random kelambatan, yang sebenarnya tidak terlalu menganggu, tetapi tidak dapat diabaikan. mungkin karena kendala jre juga, ku blom mencoba di jre 1.6u10 yang telah meng implementaiskan teknologi baru untuk meningkatkan performance alikasi java secara keseluruhan, tapi mungkin dari segi kode juga dapat dioptimasikan lebih jauh.

butuh hampir 7x jumlah memory notepad bawaan windows untuk menjalanan NOS ?

butuh hampir 7x jumlah memory notepad bawaan windows untuk menjalanan NOS ?

disamping itu, mungkin yang jelas kelihatan adalah penggunaan memory. tentu saja di era sekarang ini dimana keping memory terbilang cukup murah, akan tetapi tidak dapat dipungkiri juga perbedaan beberapa MB RAM oleh aplikasi dapat memberikan sense of feel yang berbeda. ku sendiri ngga ngetes menggunakan aplikasi profiling khusus cuman ngecek penggunaan memory menggunakan task manager aja. dengan membandingkan NOS dengan notepad bawaan windows vista dengan operasi terhadap file yang sama berukuran 1.4 MB, NOS menggunakan 47 MB RAM, hampir 7 kali penggunaan memory notepad yang hanya sekitar 7 MB. tentunya hal ini dapat dimaklumi mengingat memory yang digunakan juga termasuk proses JRE. tapi rasio tersebut tentunya masih cukup besar bagi banyak oranguntuk memutuskan beralih.

7 kali lebih kecil tanpa harus bersandar pada JRE

7 kali lebih kecil tanpa harus bersandar pada JRE

semoga dengan perkembangan teknologi java itu sendiri dan optimasi kode oleh developer NOS, ratio dapat diperkecil pada release selanjutnya.

sekian feedback pengujian NOS, semoga dapat bermanfaat untuk developer aplikasi yang bersangkutan untuk lebih mengembangkan projectnya.

analisa source code keknya ga bisa kulakukan saat ini, ntah napa mood buat liat deretan kode masih blom ada ^_^ mungkin dikesempatan yang akan datang, yah moga2 aja bisa abntu dari segi kode. rencananya ntar juga mau ngetes ulang menggunakan JRE 1.6u10 dan juga OS lain untuk menguji multiplatforming apakah ada fitur atau operasi yang rusak jika berjalan di platform laen.

Advertisements

6 comments on “Pengujian project NOS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s