[Mini Review] Marvel vs. Capcom 3: Fate of Two Worlds


marvel_vs_capcom_3L

akhirnya bikin review lagi, meski versi mini ^_^ meski dah sering niat bikin review, tapi dah jarang banget sih maen game, apalagi sampe abis.

eniwe, kali ini mo nulis mengenai game fighting terbaru besutan capcom, berjudul Marvel versus Capcom – The Fate of Two Worlds. untuk gamer seangkatan ama aku pasti ga asing dong nama ini, penerus seri marvel vs capcom yang terpisah hingga 1 dekade dengan pendahulunya.

kalo bahas game fighting, terkadang susah kalo ga ikut membandingkan dengan seri street fighter (palagi di seri ini juga ada beberapa char dari SF). tapi ya gitu deh, street fighter ya street fighter ^_^ fighting game yang ccenderung lebih serius dengan segala keunikannya, sedangkan marvel vs capcom, seri fighting yang jauh lebih arcade, ringan dan penuh dengan fan-service. bagi fans lama ataupun yang baru maen seri MvC, game ini cukup menarik dan cukup mudah dimainkan.

Story

kalo ngeliat dari judul dan opening video, nih game kurang lebih bercerita mengenai dunia capcom dan marvel yang tiba2 ‘clash’ jadi satu. karena kesalah pahaman karakter2 capcom dan marvel saling bertempur, tapi kemudian disatukan karena ada ancaman yang lebih besar GALACTUS ^_^ setelah itu masing2 karakter dari 2 duni bersatu untuk mempertahankan bumi dari galactus.

tapi serius deh, untuk model game kayak gini, cerita ga terlalu penting ^_^

Gameplay

permainan dimulai dengan 32 karakter yang dapat dimainkan, dan 4 karakter extra yang dapat dibuka dengan mengumpulkan poin. poin ini didapat dari memainkan arcade atau versus mode. sistem dalam MvC3 adalah 3-on-3 battle. cukup sederhana, player memainkan tim berisi 3 karakter, melawan 1 im berisi 3 karakter milik cpu (dalam mode arcade) atau player lain (versus atau online).  arcade mode bisa dibilang cukup pendek, hanya terdiri dari beberapa stage saja, tetapi kejutan berada diakhir mode, ketika berada pada boss stage melawan galactus. pada stage ini payer akan dihadapkan dengan pasukan galactus yang terdiri dari karakter bayangan yang dibuat oleh galactus, sebelum akhirnya akan melawan galactus sendiri. yang ingin mendapatkan seluruh entry gallery, siap2 menghajar galactus minimal 34 kali dengan masing-masing karakter ^_^ busyet, 34 kali ??? yup, karena ending dan entry gallery masing2 karakter terbuka sesuai dengan 1 karakter yang sedang digunakan / yang memberikan ‘pukulan’ terakhir yang membunuh galactus.

3-on-3 dan arcade cukup asyik, tapi ku pribadi sih pengen ada 1-on-1 battle juga dengan sistem assist dan/atau tambahan mode survival/endless jadi bisa puas lawan cpu terus kalo lagi ga ada lawan maen. kalo kondisi yang sekarang, single player hanya bisa memuaskan diri di arcade yang harus berhenti absi lawan galactus T_T I want more ^_^

bagi yang pernah memainkan street fighter 4 / super street fighter 4 atau tatsunoko vs capcom, pasti akan langsung merasa nyaman dengan marvel vs capcom. ketiga game ini memiliki sistem yang hampir sama. pada game fighting, pada umumnya player terbagi pada 2 jenis player, player yang menghafalkan seluruh movelist atau player yang cuman sekedar ‘button mashing’. pada street fighter series, player tipe kedua mungkin akan sangat sulit untuk bisa bersaing atau menikmati game, tetapi, seperti halnya TvC, MvC memiliki kemudahan yang sama dalam hal merangkai chain atau kombo. bagi player serius maupun tipe button mashing dapat sama2 menikmati game ini dan dapat dengan mudah merangkai chain.

bagi yang merasa bosen dengan arcade dan ingin ‘memperdalam ilmu kanuragan’ dalam berkombo ria, dapat pula mengakses mission mode. pada mode ini, player dapat menjalankan misis masing-masing karakter. mode ini seperti training mode dengan goal/tujuan tertetu untuk melakukan combo atau chaining moveset dari karakter yang bersangkutan. sedikit perbaikan dari street fighter 4, player yang merasa kesulitan di 1 misis karakter tertentu dapat langsung meelewati dan pindah ke misi selanjutnya. mode ini cukup berguna untuk membiasakann player dengan kombo yang ada. setelah melakukan beberapa misi, ku merasa timing yang dibutuhkan untuk chaining dibuat lebih longgar daripada super / street fighter 4.

Presentasi

menggunakan engine yang sama dengan tatsunoko vs capcom, MT framework, MvC3 mengambil tipe visual yang mirip. jika pada TvC menggunakan styel shader ala anime, MvC3 menggunakan style shader yang lebih menunjukkan karakteristik komik ala marvel. hal ini membuat tampilan setiap karakter marvel (dan capcom) bagaikan tampilan komik yang bergerak. capcom juga benar2 memaksimalkan engine dan mendongkrak rendering masing2 karakter, tiap karakter dirender begitu halus dan hampir ga keliatan jaggies sama sekali terutama pada saat motion. background masing-masing stage juga dibuat begitu indah dan penuh warna. kombinasikan semua itu dengan pace fighting yang cukup cepat (anggap aja super street fighter 4 tapi pake turbo ^_^ ), warna-warni yang cerah serta musik yang cocok dengan tema fighting sehingga game ini pasti langsung menarik perhatian siapa aja yang memainkan ^_^ combo2 dan efek yang ditampilkan juga cukup WAH!!! bagi game fighting, menambah kesan player telah melakukan sesuatu yang benar2 luar baisa saat mampu mengeksekusi combo atau chain

dari semua keindahan visual itu ada 1 hal sih yang bikin ku rada2 gimana gitu ^_^ meski udah memanfaatkan 3d model untuk masing2 karakter, tetapi capcom masih terbawa kebiasaan pada saat masih menggunakan 2D sprite based. yang ku maksud adalah, posisi karakter yang seakan2 di mirror ketika sedang berada di posisi stage yang berbeda. misalkan saja taskmaster yang membawa pedang dan tameng. pada saat berada di sisi kiri, tameng berada di tangan kanan dan edangd I tangan kiri, sehingga tameng selalu terlihat oleh player. sednagkan jika berada di sebelah kanan, posisi terbalik, tameng di kanan kiri dan pedang tangan kanan. hal ini terjadi pada semua tipe karakter yang memiliki kondisi bagian tubuh tidak simetri. contoh lain adalah spencer (dari bionic commando), posisi normal di kiri, tangan kiri yang dimodifikasi dengan grappler, pada posisi akrakter di kanan, tangan kanan yang dimodifikasi. mungkin maksud daari capcom agar tampilan desain untuk player tetap, akan tetapi hal ini cukup mengganggu karena mengacaukan konsistensi karakter.

Bottom Line

kalo kamu penggemar MvC series ataupun game fighting, game ini sangat worth untuk dimainkan. tadpi tidak menutup kemungkina bagi game baru dari seri ini untuk memulai memainkan dan dapat menikmatinya.

Advertisements

8 comments on “[Mini Review] Marvel vs. Capcom 3: Fate of Two Worlds

    • emang bikin stress juga nih boss fight.
      di bagian awal galactus bikin karakter bayangan, random dari seluruh karakter di game. awalnya 1 karakter, tapi kalo ga bisa cepet2 ngalahin ntar nambah lagi 1, jadinya kalo ngga bisa cepet bisa lawan 2 karakter sekaligus (buka gantian).
      abis k.o baru lawan galatus :) bodynya gede, dan serangannya bikin ilfil. biasanya ku baru bisa menang abis 1 atau 2 karakter dalam tim-ku mati ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s