The Amazing Spiderman in 3D


spideyspiderman adalah salah satu karakter superhero favoritku, bersama dengan batman, ironman dan wolverine. kenapa ? karena gerakan spidey yang make basis laba-laba cukup unik, kekuatannya bikin ngiri. karakter pete setelah mengenakan kostum spidey juga konyol dan sering bercanda. selain itu, dia juga seorang nerd, maybe ‘coz I’m also a nerd ?  jadi ketika film baru manusia laba-laba ini nongol, hasrat untuk nonton meluap-luap. apalagi kali ini mereka berusaha untuk ngikutin background dari komik, yaitu kembali ke jalam SMA, dengan peter kembali jadi “nerd” dan penemuan2nya dengan web shooter mekanik.

berhubung premier sedang di bali, begitu nyampe surabaya langsung deh pesan tiket buat sore, eh malah ketiduran, ya nasib ^_^ untung besoknya (kemaren malam) dah bisa nonton, meski harus antri super panjang (ingat2 ngisi mtix lagi untuk dark knight rise).

movie spidey kali ini membawa skenario dan cerita baru. bercerita mengenai origin dari spiderman. setting cerita adalah ketika peter parker masih di bangku SMA. disini kalian ngga akan nemuin di cantik berambut merah, tetapi akan disuguhkan dengan si pirang gwen stacy yang menjadi “first crush” manusia laba-laba. film ini bercerita mengenai keinginan pete mengetahui rahasia yang ditinggalkan sang ayah, hingga akhirnya bertemu dengan curt connors, rekan kerja ayahnya yang nantinya menjadi “the lizard”, musuh yang harus ditaklukkan pete di akhir movie. hehe cerita lengkapnya nonton aja deh, ngga enak klo kebanyakan spoiler.

reboot spiderman kali ini bisa dibilang membawa angin segar, spidey 3 kemaren ku agak kecewa sih o.0 cast baru, cerita baru dan teknologi baru membuat the amasing spiderman sebagai film yang cukup menghibur. action dan efek bener2 mantep. ku nonton yang versi 3D, efeknya kerasa natural, karena mang nih film direkam dengan kamera 3D beneran dan bukan konversi dari 2D ke 3D. hehe pose spidey di akhir movie yang di freeze sambil nembak web ke penonton bener2 kerasa hidup. for those movie goer, nih film asyik dan ga rugi buat ditonton. palagi buat bawa anak kecil.

tapi ada beberapa hal yang bikin rada kecewa juga. alasan utama ku suka spidey, atau dalam hal ini peter parker adalah sosok nerd dari pete. emang di film ini juga ditunjukin sebagai tipikal jenius dan kadang lemah, andrew garfield bisa memainkan dengan sangat natural. tapi kesan nerd ngag terlalu kerasa, malah kerasa kek average boy dan keren wkwkwk jadi lebih cocok ama tobey. tapi dah bagus lah, ngangkat story di sma dan posisi di asebagai pemuda yang kondisi emang lagi labil. menurutku emang itu inti cerita origin spidey, belajar bertanggung jawab.

omong2 masalah belajar tanggung jawab, 1 jam pertama sumpah deh, GARING!!! trigger pete jadi spidey terkesan maksa. scene dimana uncle Ben meninggal karena perampok juga kurang berkesan. “wejangan” dari uncle ben juga kurang impact. penonton yang udah nonton 3 seri terdahulu dan suka baca spidey pasti mau ga mau akan membandingkan, dan di movie yang terakhir ini. it suck!!! cerita origin spidey, udah bisa dikira lah kalo scene itu bakal nongol, tapi ngga kukira se “lame” gitu juga kali. dramanya kurang.

yah tapi ini kan film superhero, sapa sih butuh drama berlebih hehe so overall masih cukup menghibur ko’ film ini. berharap sequelnya ntar bisa lebih bagus lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s