Blogging dengan MS Word 2013


Keliatannya overkill banget yah make aplikasi ‘kelas berat’ macam MS Word 2013 cuman buat Post di log, tapi ada beberapa alasan bagus kenapa hal ini bisa bermanfaat. At least, kalau bisa, kenapa ngga hehehehe.

Satu alasan bisa karena kamu peduli dengan apa yang kamu tulis dan sebarkan Online. Paling tidak untuk kualitas grammar dan syntax (kalor pak english) atau ejaan. World 2013 punya proofreading tool yang cukup bagus, jauh diatas kemampuan built-in engine blog seperti wordpress. Ada kepuasan tersendiri juga menggunakan sebuah word processor untuk bikin blog post, berasa lebih ‘pro” aja, padahal sih ngga. Tapi sesekali menyenangkan diri sendiri ngga ada salahnya dan berdampak positif kan.

Untuk tulisan yang panjang dan memerlukan beberapa kali penulisan ulang dan juga revisi untuk nyelesaiin, bakal jadi ide yang bagus untuk penggunaan drafting tool Word untuk edit, membuat dan mengatur tulisan. Terutama sangat berguna klo konten yang di post online adalah untuk blog perusahaan atau akan digunakan dalam berbagai format (PR, brosur, dll). Blog perusahaan biasanya post masih tetep idup meski dah ngga nongol di halaman depan, fiuh, ngga usah ngomong blog perusahaan deh. Blog postku aja dari awal blog ini nongol masih ada yang terus diakses tiap hari. Jangan sampe deh salah tulis atau format, bias nyesel terus2an tuh.

Word 2013 ngga bakal nyegah kamu nulis tulisan yang ancur / buruk, tapi bakal membantu kamu berada di posisi mind-set yang paling ngga akan lebih memikirkan kualitas dari kata-kata yang ditulis, dan menawarkan tool untuk memperbaiki tulisan yang kamu bikin sembari menuangkan ide.

Versi word dari office 2010 juga menyertakan fitur blogging, tapi tidak terlalu integrated (atau simple well done lah) kayak yang ada didalam word 2013. Banyak komponen2 design dan eksekusi yang diambil dari Windows Live Writer (my fave blogging client, yang sayangnya diputusin discontinue maa Microsoft) dan menewarkan beberapa macam akun blog (termasuk blogger, sharepoint, wordpress, dan typepad, kategori post dan semua fitur yang bakal kamu dapatkan di sebuah client blog stand-alone – kecuali tag, sayang banget nih. Semoga update kedepan bakal ditambahkan.

Untuk bikin blog post di word 2013, cukup langsung ke File -> New dan pilih blog post template. Klo baru pertama kalinya digunakan, template bakal didownload otomatis dan siap digunakan.

Klo ini pertama kali make dan belum bikin account blog, kamu juga bakal dipandu untuk register account blog kamu di word 2013. Klo dah punya akun blog (missal wordpress), langsung registed aja dan ikuti petunjuk step by stepnya, klo belom, bikin dulu J ngga harus dibikin sekarang juga sih, ntar klo dah kelar nulis juga bisa aja masuk ke menu ribbon untuk manage account.

Dari sini cuman masalah nambah judul, set kategori (otomatis ditarik dari akun blog) dan nulis isi. Gambar, word art, table dan lebih banyak konten lainnya bisa ditambahkan kayak make word seperti biasanya. Tapi jangan over juga sih, blog post bro, blog post…

Klo dah kelar, tinggal tekan ‘publish’dan selesai deh. Klo memili untuk ngecek sebelum publih, pilih aja publish to draft. Berguna kalo ingin nambah tag, set comment option, memeriksa penempatan image atau tuning lain sebelum publish konsumsi public.

So, posting pake word solusi blogging yang paten ? hmm… klo cuman nulis pendek2 dan iseng doang, ku sih bilang ngga. Overkill bo J tapi untuk post2 panjang dan butuh perhatian extra, yup.

Till next time!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s